News Update :

Rabu, 27 Juli 2011

Tim All Star Ingin Ambil Alih Persita


TANGERANG – Belum beresnya gaji pemain dan tim pelatih Persita Tangerang membuat sejumlah kalangan gerah. Bahkan, mereka berencana akan mengambil alih jajaran manajemen yang dinilai gagal mengurusi tim. “Sepertinya, akan terjadi dualisme manajemen di Persita.
Sejumlah mantan pemain Persita yang tergabung dalam tim All Star berencana mengambil alih manajemen,” ujar sumber INDOPOS di internal Persita yang enggan namanya di korankan. Menurutnya, sejumlah eks pemain Persita mengaku prihatin dengan kinerja jajaran manajemen sekarang.
Pemain All Star Persita menilai kinerja manajemen sangat buruk sehingga tidak mampu mencari sumber dana lain, selain dari APBD Kabupaten Tangerang. “Kata mereka, ada ribuan perusahaan di Kabupaten Tangerang. Tapi manajemen tidak dapat memberdayakan,” katanya. “Mereka menilai, manajemen sekarang terlalu bergantung dengan dana APBD. Selain itu, tim All Star menilai banyak orang yang tidak berkompeten duduk di kursi manajemen,” tambah sumber yang mewanti-wanti tidak disebutkan namanya itu. Lebih lanjut dikatakan, mantanmantan pemain Persita berharap jajaran manajemen diserahkan kepada mereka.
All Star Persita juga optimistis mereka dapat bekerja lebih baik dari manajemen sekarang. Bahkan, mereka tidak khawatir kalau pun tidak mendapat sokongan dana APBD. “Mereka sepertinya sudah punya sponsor,” bebernya. Rencana tim All Star Persita mengambil alih manajemen ternyata sudah sampai ke telinga pelatih Elly Idris. Pelatih yang berencana meninggalkan tim Ungu itu membenarkan akan ada gerakan itu. “Saya juga mendengar hal itu. Tapi, saya tidak mau ikut campur,” tandas Elly Idris. Elly hanya berharap, kedepan kinerja jajaran manajemen Persita jauh lebih baik.
Agar tidak terjadi, pembayaran gaji telat hingga berbulan-bulan seperti yang terjadi saat ini. Pasalnya, lanjut Elly, telatnya pembayaran gaji akan mempengaruhi performa tim. “Kalau sata boleh berpendapat, Persita bisa finis di peringkat empat kemarin sudah luar biasa. Sebab, pemain masih all out bermain meski tidak gajian,” pungkas eks arsitek Persibom Bolaang Mongondow itu.

0 komentar:

Poskan Komentar

« »

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More